Cara Kerja SSH Server

Remote access adalah tehnologi yang dipakai untuk terhubung satu sistem lewat media jaringan. Hingga kita bisa mengonfigurasikan satu sistem, dimana saja kita ada seandainya tersambungsi ke Internet atau Jaringan itu. SSH berjalan pada port standar yakni port 22.


A. Pengertian SSH (Secure Shell)

SSH ialah singkatan dari Secure Shell, merupakan prosedur jaringan yang manfaatkan kriptografi untuk berkomunikasi data pada piranti jaringan supaya semakin aman. Dalam idenya pemakaian SSH ini harus disokong oleh server atau piranti atau computer client yang lakukan transisi data. Ke-2 nya harus mempunyai SSH Server dari segi computer server dan SSH Client untuk computer yang menerima (client).

Baca juga: Cara Sharing Printer Windows 10, Windows 7 dengan Prosedur yang Tepat


Sering dipakai pada mekanisme operasi berbasiskan Linux dan Unix untuk terhubung account Shell, SSH direncanakan sebagai alternatif Telnet dan shell remote tidak aman yang lain, yang mengirimi info, khususnya password, berbentuk text simpel yang membuat gampang untuk dihadang. Enkripsi yang dipakai oleh SSH sediakan kerahasiaan dan kredibilitas data lewat jaringan yang tidak aman seperti internet.


B. Fungsi SSH

SSH bisa dipakai untuk menggantikan telnet, rlogin, ftp dan rsh, salah satunya peranan intinya untuk jamin keamanan dalam lakukan transmisi data dalam satu jaringan. SSH banyak digunakan oleh bermacam network admin di sejumlah penjuru dunia untuk mengatur situs dan tipe jaringan yang lain seperti WAN.

Fungsi SSH ini sesungguhnya ialah dibikin untuk gantikan prosedur awalnya yang dipandang benar-benar rawan pada perampokan data lewat malware beresiko. Prosedur itu diantaranya ialah rlogin, telnet dan prosedur rsh.

Baca juga: Cara Melihat Password Wifi di Laptop yang Simple dan Cepat


Peranan lain SSH ialah :

  1. Lakukan enkripsi pada data yang dikirimkan,
  2. Prosedur untuk transisi data pada suatu jaringan,
  3. Otentifikasi, proses untuk pastikan pengirim dan yang menerima ialah betul dan aman
  4. Kerahasiaan, pastikan kerahasiaan daya yang dikirimkan supaya cuman dijumpai oleh yang menerima dan pengirim.


C. Manfaat Memakai SSH

Faedah memakai account SSH ialah tingkatkan keamanan data pada computer Anda saat terhubung internet, karenanya ada Account SSH sebagai mediator akses internet Anda, SSH akan memberi enskripsi kesemua data yang bisa dibaca, baru mengirimkan ke server lain.

Selain dapat melakukan enskripsi data, SSH dapat juga melakukan Port Forwarding yang mana memungkinkannya kita memperoleh manfaat sebagaimana berikut:

  1. Melakukan koneksi TCP/IP dengan menjalankan webserver, mail server, FTP server lebih secure (aman)
  2. Melakukan koneksi dengan bypass firewall atau proxy.


Selain daripada manfaat diatas, SSH kerap dicari oleh beberapa pemakai Internet dan memakainya untuk kebutuhan koneksi internet. Dengan memakai Account SSH kita dapat mengurus VPS untuk jadi hosting atau fungsionalitas lainnya.

Memakai Account SSH untuk tunneling akses internet Anda memang tidak jamin tingkatkan speed internet Anda. Tetapi dengan memakai Account SSH, automatis IP yang Anda pakai akan memiliki sifat statis dan bisa Anda pakai dengan private dengan catatan cuman Anda lah pemakai dalam Account SSH itu.

Protocol SSH ini mempunyai banyak peranan, kecuali peranan tunneling yang kerap kita pakai, kita bisa juga memakai SSH untuk SFTP, SOCKS4/5 proxy atau juga bisa kita pakai untuk mengendalikan VPS atau hosting punya kita terutamanya VPS dengan OS Linux seperti CentOS.Untuk memakai tunneling memakai SSH ini kita dapat mengguankan SSH klien seperti Bitvise Tunnelier atau Putty untuk mekanisme operasi Windows.

Baca juga: 5 Perintah Dasar Linux yang Paling Sering Digunakan


Untuk memperoleh account dan pemakaian dari SSH ini, kita dapat memperoleh account SSH gratis di cjb.net atau bila kita mempunyai VPS umumnya faksi penyuplai memberi SSH untuk penataan VPS kita.


D. Kegunaan SSH

SSH dirancang untuk gantikan prosedur telnet dan FTP. SSH sebagai produk serbaguna yang direncanakan untuk lakukan beberapa hal, yang umumnya berbentuk pembuatan tunnel antar host. 

Dua poin utama SSH ialah console login (gantikan telnet) dan secure filetransfer (gantikan FTP), tapi dengan SSH anda pun mendapatkan kekuatan membuat source tunnel untuk melepaskan HTTP,FTP,POP3, dan apa saja yang lain lewat SSH tunel.


E. Public Key Cryptografi

SSH memakai sistem public-key cryptography untuk mengenkripsi komunikasi di antara dua host, demikian juga untuk autentikasi pengguna. Dengan sistem ini, kita akan membutuhkan 2 biji kunci berlainan yang dipakai bagus untuk lakukan enkripsi dan dekripsi. 

Dua buah kunci itu masing-masing disebutkan public key (diterbitkan ke khalayak/seseorang) dan privat key (dirahasiakan/cuman pemiliknya yang mengetahui). Masing masing kunci di atas bisa dipakai untuk lakukan enkripsi dan dekripsi.

Baca juga: Cara Filter Browsec VPN di Mikrotik


E. Langkah Kerja SSH

Public/privat key yang masing-masing jadi identitas SSH untuk ke-2 nya.

Beberapa langkah jaringannya ialah seperti berikut :

# Cara 1

Klien bind pada local port nomor besar dan lakukan jaringan ke port 22 pada server.

# Cara 2

Klien dan server sepakat untuk memakai sesion SSH tertentu. Ini penting karena SSH v.1 dan v.2 tidak cocok.

# Cara 3

Klien minta public key dan host key punya server.

# Cara 4

Klien dan server menyepakati algoritme enkripsi yang akan digunakan (misalkan TripleDES atau IDEA).

# Cara 5

Klien membuat satu sesi key yang didapatkan dari klien dan mengenkripsinya memakai public key punya server.

# Cara 6

Server men-decrypt sesi ky yang didapatkan dari klien, meng-re-encrypt-nya dengan public key punya klien, dan mengirimkan balik ke klien untuk klarifikasi.

# Cara 7

Pengguna mengotentikasi dianya ke server dalam saluran data terenkripsi dalam sesi key itu. Sampai di sini jaringan sudah tercipta, dan klien bisa seterusnya bekerja secara interaktif pada server atau mentransfer file ke atau dari server. Cara ke-7 di atas bisa dikerjakan dengan bermacam langkah (username/sandi, kerberos, RSA dan sebagainya).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel