Sejarah Nokia: Dulunya Pabrik Kertas!

Inilah sejarah Nokia, brand yang pernah merajai industri smartphone di dunia namun tumbang karena kalah bersaing.

Walaupun tidak pernah menggunakan, tetapi Anda tentu pernah mendengar brand smartphone Nokia, bukan? Siapa sangka produsen smartphone yang masa kejayaannya sudah berakhir ini dulunya adalah pabrik kertas, tepatnya di tahun 1865. Penasaran dengan sejarah Nokia? Simak ulasannya!



Sejarah Singkat Nokia

Sebelum menjadi yang terdepan dalam bidang komunikasi global, Nokia selama 1,5 abad menjalankan bisnisnya pada bidang penggilingan kertas atau pulp. Pendiri pabrik ini adalah Insinyur Fredrik Idestam dan cabang kedua pabrik tersebut dibangun di dekat sungai Nokianvirta. Inilah yang menjadi asal-usul nama Nokia.

Baca juga:

Bisnis ini mulai terlibat dengan sistem komunikasi di tahun 60-an dengan memproduksi telepon radio untuk militer serta layanan darurat. Lambat-laun unit usahanya berkembang hingga mengembangkan dan menjual perangkat komputer, televisi, hingga telepon digital. Ini tepatnya terjadi di tahun 80-an seiring dengan dirilisnya layanan Nordic Mobile Telephone.

Hp Nokia Pertama Diproduksi

Nokia dengan cepat menyambar peluang tersebut dan meluncurkan telepon mobil pertama kepada masyarakat yang disebut The Mobira di tahun 1982. Kemudian di tahun 1984 Nokia berinovasi dengan membuat ponsel Mobira Talkman portable. Tahun 1987 adalah momen yang bersejarah, karena Nokia memperkenalkan produk ponsel NMT perdana, Cityman Mobira.

Ponsel pertama ini beratnya mencapai 800 gram dan dibandrol seharga 24.000 Marks Finlandia atau setara US$4,560. Pada tahun 1991 dikembangkan teknologi GSM (Global System For Mobile Communication) dan Nokia adalah perangkat yang digunakan untuk membuat panggilan GSM pertama. Perdana Menteri Finlandia, Harri Holkeri, yang didapuk untuk mencobanya.



Di tahun 1992 Jorma Ollila, CEO sekaligus presiden Nokia Finlandia memutuskan untuk berkonsentrasi pada bidang telekomunikasi saja. Secara bertahap perusahaan tersebut lalu menjual satu demi satu bisnisnya yang lain, seperti elektronik, kabel, dan karet. Fokus bisnis Nokia kemudian beralih menjadi manufaktur sistem telekomunikasi dan manufaktur ponsel.

Baca juga:

Pada tahun yang sama Nokia melemparkan produk GSM Handset pertama yaitu Nokia 1011 dan tiga tahun kemudian merilis Nokia 2100. Inilah HP pertama yang dilengkapi fitur The Nokia Tune yang demikian trendy di masanya. Perlahan tetapi pasti jalan brand asal Finlandia ini untuk merajai industri ponsel dunia kian mulus hingga sukses menjadi produsen ponsel terbesar dunia.

Sayangnya kemunculan teknologi Android ditambah kompetisi bisnis yang kian sengit harus membuat Nokia menyerah. Di tahun 2010 manajemen membuat keputusan keliru, yaitu memilih sistem operasi Windows Phone, alih-alih Android yang tengah meroket popularitasnya. Akibatnya penjualan ponsel Nokia tumbang di pasaran hingga Microsoft lalu mengakuisisinya.

Nah, demikianlah sejarah Nokia secara singkat untuk menambah wawasan Anda. Jangan lupa untuk membagikan informasi ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel