3 Mitos Bohong Tentang Memakai Charger Bukan Bawaan

Saking banyaknya informasi yang Anda terima, kadang secara tidak sadar Anda telah terkena efek negatif marketing. Contohnya informasi tentang memakai charger bukan bawaan atau third party produk. Banyak mitos-mitos fiktif dan minim bukti yang dijadikan dalil untuk tidak memakai barang non original.

Kebanyakan penyebar mitos ini tidak lain tidak bukan adalah mereka yang menjual aksesoris original dari produk yang bersangkutan. Faktanya adalah aman tidaknya charger handphone itu hanya ditentukan oleh dua poin saja, yaitu kualitas tegangan dan arus.



3 Mitos Memakai Charger Bukan Bawaan

Charger bukan original sering dijadikan kambing hitam ketika ditemukan masalah pada smartphone. Mungkin beberapa orang mengalami masalah setelah menggunakan charger non original. Masalah-masalah itu kemudian dikait-kaitkan sehingga muncul mitos. Berikut beberapa mitos bohong yang dipercayai kebenarannya, antara lain:

1. Baterai Cepat Rusak

Banyak faktor yang menyebabkan baterai cepat rusak. Faktor penyebab yang paling sering justru berasal dari si pemilik handphone itu sendiri. Bermain game sambil melakukan charging inilah penyebab terbesarnya.

Baca juga:

Masalahnya adalah kebiasaan ini tidak pernah dianggap sebagai penyebab. Mereka lebih yakin jika charger non original adalah penyebab utama. Awet dan tidaknya baterai Anda, itu sangat bergantung bagaimana perlakuan Anda pada handphone itu sendiri.

2. Proses Charging Lebih Lama

Hal ini bisa saja benar, tetapi tidak mutlak seperti itu. Ingat, parameter terpenting charger handphone terbaik itu cuma ada dua, yaitu tegangan dan arus. Jika saat ini Anda sedang pegang charger, pasti di sisi charger tersebut akan tertulis informasi mengenai tegangan dan arus.

Jika charger bawaan handphone Anda misal tertera 2000mA atau 2A maka Anda perlu charger pengganti dengan angka yang sama atau semakin besar. Jika arusnya lebih kecil dari aslinya maka proses charging akan lambat. Sebaliknya jika arus lebih besar maka akan semakin cepat atau dikenal dengan charger fast charging.

3. Baterai Jadi Lebih Boros

Hal ini tidak akan terjadi selama charger non original memiliki parameter keluaran yang sama. Secara logika tidak ada hubungannya antara charger dengan keborosan baterai. Boros dan tidaknya baterai itu tergantung bagaimana penggunaan HP-nya.



Jika Anda sering mengeksplorasi menu di HP Anda, tentunya Anda akan menemukan aplikasi terkait dengan penggunaan power consumption di HP tersebut. Dari aplikasi tersebut Anda akan tahu apa sebenarnya penyebab baterai menjadi boros.

Baca juga:
Anda Gamer Sejati? Ketahui Rekomendasi HP Android Terbaik 
HP Lambat Loading? Lakukan Hal Ini Supaya Kembali Kencang


Memakai charger bukan bawaan itu tidak masalah selama tegangan dan arusnya sama dengan aslinya. Bagikan artikel ini agar teman Anda sadar dari gangguan mitos kuno ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel